Selasa, 27 Desember 2011

My Destiny (One Shoot)


My Destiny
Cast :
Song Hye Kyo
Kim Hyun Joong
Yoo Hana
Genre : romantic
Created : 27/12/11 (desember)
Type : One Shoot
Writed by : Ainun Azzahra
Pics My Destiny
 
Setelah natal kemarin aku masih menikmati salju bersama Hana Unnie , aku dan Unnie pergi ke sebuah pasar sosis lalu aku bertanya “Unnie,mengapa harus kesini ? aku kan tidak suka Sosis !” aku mengeluh , lalu Unnie menjawab “huh? Tak suka? Kalau begitu beli saja yang lain !” , dan aku berkata “disini kan hanya ada sosis! Ehmm aku akan cari di pinggir sana” “aresso” jawab Unnie
Lalu aku berjalan menuju toko pinggir jalan,disana hanya ada 2 toko yang masih berjualan yaitu Cupcakes dan Kebab , tapi aku lebih memilih kebab untuk mengisi perutku yang kosong . “Anyeong” sapaku kepada penjual Kebab , “Anyeong” seorang penjual Kebab  berkata lalu menengok kearahku , “aaa...aku pilih Jumbo” aku memilih kebab jumbo karena perutku lapar sekali , “baiklah silahkan tunggu sebentar” jawab sang pelayan . tiba-tiba dari pintu toko terdengar suara “Hye,kau disini?” lalu aku menengok dan ternyata Unnie menjemputku , “Kenapa? Mencemaskanku ya? Hee” candaku , lalu Unnie menjawab “Andwae!(sambil menepuk pundakku) kenapa kau kesini?” tanyanya , dan aku berkata “hanya ini yang buka” tak lama pelayan pun datang dan Unnie terlihat sedang memerhatikan pelayan itu lalu menarik tangan pelayan itu dan bertanya “kau Kim Hyun Joong?” lalu pelayan itu kembali memerhatikan Unnie dan mengingat wajahnya lalu berkata “aaaahh,kau Yoo Hana kan? Ne ne,aku ingat aku ingat,apa kabar?” dan Unnie menjawab “selama ini aku baik-baik saja,kau sendiri?oiya mengapa tidak kasih kabarpunya toko Kebab hah?” sambil tersenyum , “yayaya,aku tau,kau meledekku bukan? Hahaha karena aku rindu padamu jadi akan kuberi 1 Kebab untukmu !” jawab pelayan Kim Hyun Joong , “Gratis?” tanya Unnie , “ya,gratis!” senyum pelayan Kim Hyun Joong , karena aku iri aku menegur pelayan itu “Hey ! kau beri Unnie gratis tapi untukku mana?” , “aah , kau kan sudah beli nanti kalau aku beri 2 aku pasti rugi !” lalu Pelayan itu berkata lagi “sebentar,a.apa? kau bilang Unnie ? Hey Yoo Hana kau tak bilang kalau punya adik” lalu Unnie menjawab “penting jika aku beritahu? Sudahlah mana kebab untukku !” Unnie mengeluh , “Siap Komandan!” tegas pelayan itu sambil tersenyum , Unnie pun tertawa . aku seperti merasa mereka pernah ada hubungan khusus yang tidak aku ketahui , setauku Unnie terbuka denganku karena aku penasaran aku bertanya “Unnie” , “Ne?” jawabnya , “kau kenal dia? Dia siapa?” , “aaa...dia,dia TEMAN LAMAKU,namanya Kim Hyun Joong cuman aku sering memanggilnya Hyung” , aku tersedak mendengar dia memanggil Pelayan itu Hyung karena mereka seumuran jadi aku bertanya “Hyung? Bukankah kau seumuran?” tapi dia hanya menjawab “ah kau masih bocah tak perlu tau ! haha” aku benar-benar penasaran ! dan pada keesokan harinya saat Unnie sedang berangkat untuk kerja , aku memasuki kamarnya itu sudah biasa tapi aku tidak diperbolehkan membuka laci nomor 3 , entah apa isinya jelas waktu itu aku bilang “tenang saja,aku menghargai privasimu” tapi kali ini aku berkata pada hati –Unnie maafkan aku maafkan aku , aku hanya penasaran tidak akan mencari tahu- lalu aku segera membuka laci dan disitu ada sebuah buku tebal yang bertuliskan ‘Memories of KimNa’ jelasnya saat aku buka banyak sekali foto Unnie dengan pelayan itu, setelah aku bukan halaman ke 32 ada sebuah tulisan tangan ‘Goodbye Oppa,aku tidak mencintaimu lagi,aku sudah menemukan pria yang lebih baik darimu,Mianhe nan Gomawo’ aaaah ternyata mereka mantan kekasih , emm aku tau sekarang ,lalu aku memasukan buku itu lagi kedalam laci dan bergegas keluar dari kamar Unnie , karena sekarang sudah jam 7 aku takut terlambat masuk sekolah jadi aku berlari dan segera mengunci pintu rumah . saat perjalanan ke sekolah sebuah motor berhenti dan memanggilku “Hey!” , akupun menengok dan ternyata pelayan itu ! dia menawarkan tumpangan padaku “mau ikut tidak? Sekolahmu di Idox kan ? itu lumayan jauh” , yaaa aku terima saja,lagipula lumayan tidak berjalan kaki . di jalan pelayan itu terus menanyakan soal Unnie,keadaan Unnie,dan semua tentang Unnie ,aku tidak tahan lagi mendengarnya bukan karena aku cemburu ! tapi dia benar-benar cerewet dibanding ibuku , lalu aku menepuk pundaknya dan meminta untuk berhenti , aku turun dan berkata “kau kalau ingin tau tentang Unnie tanya sendiri saja padanya ! masa kau tak tau ! kau kan teman , lagipula pernah menjadi mantan ! kau benar-benar cerewet menjadi seorang pria !huft” pelayan itu lalu bertanya “Bagaimana,,ba.bagaimana kau bisa tau huh?” Aish !” , “Kau tak perlu tau !” aku pergi berlari bergegas menuju sekolah .
Jam sekolah pun berlalu begitu cepat,aku segera pulang tapi kulihat toko buku masih buka ! jadi aku akan mampir kesana sebentar . setelah masuk ternyata yang menjual adalah Bule -_-- astaga aku gugup sekali disana , secepatnya aku mengambil buku ‘Love In winter’ lalu aku berikan kepada penjual itu dan dia berkata “it costs 300 won, thank you, come back another time” aku hanya mengangguk dan membayar dengan harga yang dia sebutkan “Oh yeah,thankyou” , “Yourwelcome” balasnya . sampainya di rumah aku membaca buku itu dan penulisnya ternyataa “Oh my god ! astaga,dia penulis ?Kim Hyun Joong uuhh-,-‘ aku yakin dia punya banyak bakat,Aish!” pertama aku membaca  halaman pertama yang isinya :

Bahasa Inggris
Bahasa Indonesia
This true story about myself, I love someone who also loves me, we spend the days together. The first knows what made ​​me fall in love with him but I think he's so special, special and more important than anything, I want to be with him. we make promises "we will not be separated, although there are many obstacles divisive" I pray to god that did not separate our love ...........
Ini kisah nyata tentang diriku   , Aku mencintai seseorang yang juga mencintaiku , kami melewatkan hari-hari bersama . pertama entah apa yang buat aku jatuh cinta padanya namun kurasa dia begitu istimewa , istimewa dan lebih penting dari segalanya , aku ingin selalu bersamanya . kita membuat janji "kita tidak akan berpisah , walau banyak rintangan memecah belah" aku berdoa pada tuhan agar tak memisahkan cinta kami...........
Lalu aku membaca dan terus membaca sampai menempuh akhir halaman , sebelum akhir aku juga membaca :
Bahasa Inggris
Bahasa Indonesia
“Lord, do not take my life! I beg you! I still want to be with him! spend my days with people I love! do not you take my life! I beg you, I promise not to hurt people I love! god, give me time”


"I'm not strong through the day, he had left me, my disease is also more spread out. I really was not strong, but I do not want to die. I want to find a woman who really loves me"

“Tuhan , jangan ambil nyawaku ! aku mohon ! aku masih ingin bersamanya ! melewatkan hari-hariku bersama orang yang aku cinta ! jangan kau ambil nyawaku ! aku mohon padamu , aku berjanji tidak akan menyakiti orang yang aku cinta ! tuhan ,  beri aku waktu “
"aku tidak kuat menjalani hari-hari , dia telah tinggalkan aku , penyakit ku ini juga semakin menyebar . aku benar-benar sudah tidak kuat , tapi aku belum mau mati . aku ingin mencari seorang wanita yang benar-benar mencintaiku"

 Setelah membaca aku benar-benar meneteskan air mata “aaa ! mengapaa aku menangis ! novel ini jelek,kampungan” lalu kulempar novel itu ke sofa sambil menulis sebuah kata “Andaikan Unnie itu aku, pasti aku tidak akan menyakitimu Oppa” Andwae ! aaa , aku tak boleh suka dengan siapapun apalagi dengan pelayan itu , tidak boleh , tidak ! segera  saja aku masuk kamar dan tidur karena bingung.
Keesokan harinya karena hari ini hari Minggu , sekolah pun libur jadi aku akan merencanakan jalan-jalan keliling kota . aku siapkan kamera dan baju hangat , cepat-cepat keluar lalu Unnie menegurku “kau mau kemana? Ini masih pagi” , “aku hanya ingin berkeliling kota kalau pulang akan kubelikan sosis” , “ahaha,aresso ! hey (sambil mengambil buku yan ada di sofa) apa ini? Novel? Kau membelinya?” , aku segera merebut novel itu dan berkata “A..Ne..kulihat covernya bagus jadi aku beli” , “isinya bagaimana?”tanyanya penasaran  , “aa menghanyutkan,yasudah ya aku pergi dulu, Bye Unnie!!” teriakku . saat berjalan-jalan aku mengambil semua gambar kota dengan kamera ku , tapi saat aku memotret ke 4 kalinya di kamera ku tak sengaja ada seseorang yang kupotret , ia seperti kesakitan karena terus memeagang kepalanya , aku berusaha men Zoom kameraku dan kulihat secara seksama “seperti nya ku kenal dengan orang ini,oh my god  itu kan Pelayan itu” lalu aku cepat berlari dan mendekatinya sambil bertanya “Hyung,kau  tak apa?” , “aah Yoo Hana untuk apa kau kemari?” tiba-tiba dia pingsan dan segera aku membawanya ke toko Kebab miliknya ,aku memasak bubur dan sup hangat untuk pelayan itu “aah kau tak sadar ! bagaimana ini” aku mengeluh dan terus mengompresnya sambil menunggu Sup itu matang . setelah panci itu berbunyi aku ke dapur tapi dia menarik tanganku dan berkata “Aku mohon temani aku sebentar Yoo Hana” aku tak mengira dia menyamakan aku dengan Unnie, karena takut terjadi apa-apa ya aku temani . 3 jam sudah aku disitu “aa Hyung,aku pulang pasti Unnie mencariku” dia lalu tersadar dan kaget bahwa akulah yang menolongnya bukan Unnie , segera dia meminta maaf dan berterimakasih sambil berkata “jangan katakan pada Yoo Hana , Kau mengerti ?” , “aresso,bye”jawabku . jam 12 siang aku secepatnya pulang dan ternyata “Hye,kau pulang,omana ! sosisku?” , “a.apa? oiya aku lupa,tadi aku habis bertemu dengan..dengan.. pelayan itu” , “kau bertemu denganya ?untuk apa hah? Sudahlah lupakan” , “tidak sengaja” , “Ohh yasudah aku mau ke stasiun radio , nanti malam ada clubbing , kau mau ikut?” , “emmm akan kupikirkan”.
Malamnya aku dan Unnie pergi clubbing , ternyata ada Hyung disana dia mengajakku berbincang-bincang , “aku tak berfikir jika kau yang menolongku(sambil tersenyum)” , “aku juga tidak tau jika itu kau,oiya aku ingin tanya sesuatu,boleh tidak?” , “Boleh,apa?”  , “apa kau..kau mempunya suatu penyakit berbahaya?” , “mengapa kau tanyakan itu?” , “a..aku hanya ingin tau , kalau tidak boleh juga tidak papa kok” , “ahaha kau bercanda tentu saja boleh(tawa Hyung) ya benar aku punya penyakit gegar otak” , “astaga ! kau,kau gegar otak?” , “ne,wae?” , “aa anio !” , “tapi bagaimana kau bisa tau?” Hyung heran dan aku jawab “aku.. baca dari novelmu” , “kau baca ? itu hanya sampah yang diterbitkan” , “aaah tidak juga menurutku itu sangat..itu sangat..ituu..sangat menyedihkan” , “kau menangis? Jangan menangis, kau akan terlihat jelek kalau menangis” saat itu hatiku bergetar mungkin aku jatuh cinta padanya,setelah aku tau dia.. dia memang nyaman,terbuka,dan sangat bisa diajak bercanda kali ini aku benar-benar menyukainya tapi aku tak mau asal jatuh cinta,aku akan mengungkapkan nanti , ya nanti di waktu yang sangat tepat. 5 bulan kemudian aku lulus SMA dan kami semakin dekat ,bermain bersama,kemana-manapun selalu bersama , seperti layaknya sepasang kekasih , hihi aku senang sekali ! dan keesoknya pagi-pagi sekali telefon genggam ku berbunyi “Yeobeseyo,hoaaam” wajar saja aku menguapa ini masih jam 5 pagi bayangkan ! , “Hye,kau masih tidur? Aish bangunlah kita bersepeda pagi,hari ini udaranya sangat segar,aku sudah di depan rumahmu” lalu dia menutup telepon , aku pun beranjak pergi ke jendela dan benar dia ada disana dia melambai kepadaku , “aaa ini kan masih pagi,tapi tak apa lah,hoaam” aku mengeluarkan sepeda dan keluar , dia membantuku dan berkata “Hey,kau tidak cuci muka?” , “untuk apa?biar orang tau kau tega membangunkan remaja sepagi ini ! aaish !” , “kau akan terbiasa” , “mau jalan-jalan kemana?” tanyaku , “ayo,ikuti , saja” . sesampai disana aku dan Hyung memasuki sebuah taman bunga,namanya taman bunga pasti penuh dengan bunga , aku heran jadi aku bertanya “kau mengajakku kemari?” , “ya,ini adalah tempat yang menyakitkan,kenangan ku bersama Hana” aku langsung bad mood disitu , lalu aku menjelaskan “Hyung..sebenarnya..” , “Ne?” , “a..aku menyukaimu” mukaku memerah sambil berkata dalam hati –aish Hye apa yg kau lakukan ! kau tak tau malu !!!!- tapi dia menjawab “aku juga” , “huh?” jawabku bingung , “makanya ku ajak kau kemari untuk menghapus pahit itu dengan kenangan yang manis(sambil tersenyum) dan aku rasa selama ini aku menyukaimu” , “a..apa? benarkah itu?” , “Hye,kumohon terima aku,aku janji akan melindungimu,aku akan selalu mencintaimu” tiba-tiba ada seseorang yang berkata “Hyung.. Hye.. kau tega sekali” ternyata Unnie melihat kami, dia langsung lari dan Hyung mengejarnya , aku ditinggalkan sendiri . aku benar-benar sedih,ini adalah hari yang benar-benar aku tunggu tapi Unnie merusaknya ! aku tak pernah sesedih ini ! aku segera pulang dan beranjak ke kamar tapi Unnie mencegahkan dengan berbagai omelan “Hye bisa-bisanya kau lakukan itu ! tega sekali kau ! dia telah berjanji akan selalu mencintaiku !” , “kenapa kau seperti ini Unnie,kalau kau masih cinta padanya unutk apa kau tinggalkan dia?! Untuk apa?” aku segera naik ke atas kamar tapi Unnie terus memanggilku tapi aku tidak memperdulikanya cepat-cepat aku tidur dan mematikan lampu . seminggu kemudian aku dan Unnie belum akur juga , lalu dia mendekatiku dan berkata “aku mengalah,kau boleh denganya,aku juga mengaku aku salah,seharusnya kalau tau begini aku tidak akan melepaskanya,maafkan aku , aku bukan kakak yang baik(sambil tersenyum)” , “Unnie....” aku menangis dan memeluknya,tiba-tiba bel rumahku berbunyi “Unnie,biar aku yang membukanya” . “permisi apa benar ini rumah Song Hye Kyo?” , “Ne,wae? Anda siapa?” , “saya Nickhun teman Kim Hyun Joong,dia sedang berada di rumah sakit,keadanya kritis,dia terus menyebut nama anda,makanya saya memanggil anda untuk menjenguknya” jelasnya , “aa..apa baiklah aku akan kesana” aku gugup dan segera berlari keluar sambil berkat “Unnie,aku pergi dulu” , “kemana?” , “Hyung dirumah sakit !!!!!!!!!” , “a.apa?aku ikut , tunggu” aku dan Unnie segera ke rumah sakit dan memasuki kamar rawat Hyung, aku langsung memeluknya dan berkata “HYUNG,kau tak apa?kau baikbaik saja kan? Hyung...” dia menjawab “aku tak apa,oh iya bagaimana dengan dirimu? Aku rindu sekali” , “ah kau ! harusnya keadaanmu yang aku tanyakan” , “emm Yoo Hana bisa kau tinggalkan aku dan Hye sebentar?” tanya Hyung pada Unnie , “ah,Ne aresso” jawab Unnie . “aku ingin mengajakmu ke suatu tempat” ,”Aish,nanti saja kalau kau sudah lebih baik !” , “tidak ayolah kita kelaur lewat jendela” , “aah Andwae! Aku bilang nanti saja !” , “HYE ! AYO !”dia lalu membentakku , karena takut aku menurutinya “A.aresso” . kami keluar dari jendela , ternyata dia mengajakku ke taman bunga waktu itu lalu dia berkata “jika aku mati,aku ingin dimakamkan disini” , “kau..kau tak boleh seperti itu,aku mohon” tak terasa aku meneteskan air mata , “aku sudah bilang,jangan menangis” tegurnya , “Hyung,ayo kita balik,aku takut Unnie mencari kita” , “ayo” .
Setelah kembali dokter memberitahuku “dia takkan lama lagi,dia butuh donor darah yang cukup” , “a.apa? maksudnya?” , “penyakit itu sudah tahap 4,sebaiknya kita mencari pendonor yang benar-benar tepat,tapi resikonya..” , “apa dok?” , “orang yang akan mendonorkan akan mati” , lalu Nickhun mengatakan “darahku cocok denganya,kau bisa ambil” , “kau yakin?” , “Ne” .
Dalam ruang operasi aku berkata pada Nikchun “terimakasih,kau malaikat yang benar-benar mulia,Gomawoo~Gomawoo~” setelah 6 jam berkahir operasipun selesai,para perawat segera membawa Hyung ke kamar rawat dan Nikhun ke pemakaman , aku dan Unnie pun ikut memakamkan sambil berterimakasih pada Nikchun . berselang 2 jam aku disana Hyung pun datang diantar oleh Perawat dengan kursi roda dan berkata “Hun,terimakasih ! terimakasih !” , aku lalu memeluk Hyung dan Hyung pun menciumku , sedangkan Unnie pulang dan tesenyum kepadaku . 5 tahun sudah , kami telah menikah dan mempunyai 3 anak , 1 perempuan dan 2 laki laki , kami hidup bahagia, Oppa juga begitu ! dia selalu penuh perhatian padaku dan melindungiku ! , begitupun Unnie dia sudah menikah 2 tahun sebelum aku dan Oppa , dia punya 2 anak , mereka juga bahagia . sedangkan Nikchun aku selalu berkunjung untuk meilhatnya dan terus berterima kasih karena telah memberi sebuah kebahagiaan yang paling terindah dalam hidupku :D
_The End_
Gimana ceritanya? Bagus gak ? jangan lupa kasih komen yaa J Gamsahamnida ~~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar